Hotel Best Western Premier The Hive - Jakarta

Hotel Dekat Halim Perdanakusuma | Hotel di Cawang, Jakarta Timur | Hotel Strategis di Cawang

Rabu, 16 Oktober 2019

Kesehatan menjadi aset kami!

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive

Selamat datang di dunia profesional.
Jika saat masih muda masih "cuek" dengan kesehatan tubuh, menolak makanan sehat dan bolos pelajaran olahraga maka berbeda halnya jika sudah menjadi seorang karyawan.

Kesehatan menjadi poin utama penilaian saat calon karyawan hendak melamar. Karena menjadi modal utama, wajar jika HR meminta setiap calon karyawan melakukan Medical Check Up. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeteksi secara dini gangguan kesehatan yang mungkin dialami karyawan akibat faktor tertentu di lingkungan kerja sebelumnya.

Lalu bagaimana dengan karyawan yang sudah diterima dan bekerja lebih dari 1 tahun? Maka perlu diadakan kembali Medical Check-Up Karyawan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan terkini dari karyawan. Dengan diketahuinya kondisi kesehatan karyawan, manfaat yang dapat diperoleh antara lain:

  • Menentukan kemampuan karyawan dalam melakukan suatu pekerjaan, sehingga dapat mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
  • Mengetahui secara dini tanda dari gangguan kesehatan, sehingga dapat meminimalkan faktor risiko dan menentukan langkah penanganan selanjutnya.
  • Meningkatkan kesadaran karyawan untuk menerapkan gaya hidup sehat, serta selalu mematuhi peraturan K3 di suatu perusahaan, seperti menggunakan alat pelindung diri (APD).

Beberapa minggu lalu, telah berlangsung proses Medical Check Up di Hotel bilangan Cawang yang berlokasi dekat dengan bandara Halim perdanakusuma ini. Pengecekan dimulai dari pagi hari di ruang meeting serbaguna Laboirosa (harga paket meeting lihat disini). 

1 hari sebelumnya diberitahuan beberapa poin penting oleh pihak HR kepada karyawan calon Medical Check Up untuk:
  • Menjalani puasa selama 8-12 jam sebelum menjalani medical check up. Kecuali air putih.
  • Tidur yang cukup setidaknya 6 jam sebelum medical check up. Kurang tidur dapat menyebabkan hasil medical check up kurang baik terkait tekanan darah, denyut jantung, dan suhu tubuh.


Proses Medical Check Up:

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
karyawan melakukan proses pendaftaran kepada petugas Medical Check Up

Pagi hari, karyawan sudah mengantri untuk melakukan pendaftaran kepada petugas. Mereka pun mendapatkan form untuk beberapa langkah pemeriksaan yang berbeda yang terdiri dari:

Pemeriksaan Laboratorium

Pemeriksaan laboratorium dilakukan dengan mengambil sampel darah, urine, dan tinja. Ketiga sampel ini akan dianalisis berdasarkan penampilan fisik, zat kimia yang terkandung, dan secara mikroskopik dengan bantuan mikroskop.

Tes urine (urinalisis). Untuk mendeteksi adanya gangguan atau infeksi saluran kemih. Tes urine juga dapat menjadi penanda penyakit lain, seperti diabetes.

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Meletakan sample urine

Tes darah. Tes darah dilakukan untuk menghitung jumlah sel darah, zat kimia penanda fungsi organ, gula darah, kolesterol, fungsi hati, dan fungsi ginjal.

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Mengambil sample darah

Rectal Swab: Khusus yang berada di bidang kuliner, jangan heran kalau nanti kerja di tempat bonafide ada permintaan Rectal Swab(colek dubur). Itu bukan pelecehan, itu kewajiban.

Rectal swab adalah prosedur di mana kapas kecil steril dimasukkan ke dalam rektum untuk tujuan koleksi sampel yang akan diuji untuk penyakit dan infeksi tertentu daerah +2-3 cm diatas lubang anus. Tinja serta jaringan dan kadang-kadang lendir dapat dikumpulkan dan dikirim untuk pengujian. Berbagai jenis infeksi virus, bakteri dan parasit dapat dideteksi melalui rektal swab.

Pemeriksaan tanda vital :

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Melakukan pemeriksaan tanda vital

Dokter akan memeriksa beberapa tanda vital pasien, seperti:
Frekuensi denyut jantung. Denyut jantung normal adalah 60-100 kali per menit.
Frekuensi pernapasan. Pernapasan normal berkisar antara 12-20 kali per menit.
Tekanan darah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi apakah pasien menderita hipertensi atau hipotensi. Tekanan darah normal adalah 90/60 mmHg hingga di bawah 120/80 mmHg.
Suhu tubuh. Rata-rata suhu tubuh normal adalah 36-37o

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Sembari pengecekan suhu tubuh

Pemeriksaan Fisik

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Mengukur tinggi badan dan berat badan

Pemeriksaan fisik karyawan dilakukan dengan menimbang berat badan dan juga tinggi badan. Guna mengetahui berapa seharusnya tinggi dan berat badan yang ideal.

Foto Rontgen

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Foto rontgen dilakukan terpisah di dalam bus

Foto Rontgen bertujuan untuk mendapatkan gambar dari keadaan organ dalam tubuh tiap karyawan secara detail. Tiap karyawan diminta untuk melepas pakaian bagian atas (termasuk bra untuk wanita) serta menegakan tubuh. Hasil Rotgen dapat menunjukan kondisi organ tubuh dalam seperti jantung, paru-paru dan lain-lain.

Elektrokardiografi (EKG). 

Pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat aktivitas listrik pada jantung dan mendeteksi gangguan jantung. Dokter akan menempelkan sekitar 12-15 elektroda di bagian dada, lengan, dan tungkai pasien. Selama pemeriksaan, pasien akan dibaringkan di atas meja, sementara mesin EKG akan merekam aktivitas jantungnya.

Tes Mata dan Buta Warna.

Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Tes mata dan buta warna

Selanjutnya karyawan akan melewati pemeriksaan mata untuk memeriksa apakah karyawan tersebut memiliki kelainan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat maupun silinder dan lainnya. Selanjutnya akan dilakukan tes buta warna dengan metode Ishihara dimana karyawan akan diminta untuk menyebutkan angka berwarna yang disisipkan di antara titik-titik warna. Jika karyawan tidak dapat atau sulit melihat angka tersebut, mungkin pasien menderita buta warna.

Pemeriksaan riwayat kesehatan.

Pada tahap ini, karyawan mengantri untuk dipanggil. Dokter akan menanyakan beberapa hal kepada pasien, seperti:
Medical+CheckUp+Karyawan+Bwpthehive
Karyawan yang mengantri untuk diperiksa
  • Keluhan kesehatan yang mungkin dialami.
  • Riwayat kesehatan karyawan, termasuk gangguan kesehatan yang pernah diderita baru-baru ini atau pada masa lalu.
  • Riwayat operasi yang pernah dilalui karyawan.
  • Obat-obatan yang sedang dikonsumsi.
  • Alergi terhadap obat atau makanan tertentu.
  • Riwayat kesehatan keluarga.
  • Gaya hidup yang dijalani karyawan saat ini.
  • dst.

****

Kesehatan akhirnya menjadi aset yang sangat mahal untuk tiap-tiap kami. Memberikan pelayanan  dan fasilitas terbaik kepada tamu menjadi prioritas yang diperhatikan, maka dengan memperhatiakan kesehatan kami berarti menjaga mutu pelayanan kepada tamu dan calon tamu kami. Nah, sampai di sini dulu pembahasannya, dan sampai berjumpa di tulisan berikutnya!



Salam Sehat!
Hotel Best Western Premier The Hive - Jakarta






Temukan kami disini aja, belum pindah kok!





Best Western Premier The Hive
Jl. DI. Panjaitan Kav. 3-4
Jakarta 13340, Indonesia
Tel. : +62 21 2982 1888
Fax. : +62 21 2982 1999
Whatsapp (Best Price) : +62 811-8138-808
Email : reservation@bwpremierthehive.com
Website: www.bwpremierthehive.com

Media Sosial


Sumber:
https://www.scribd.com/doc/190778023/Rectal-Swab
https://www.kompasiana.com/posmasiahaan/550dbd20a33311221e2e3d4f/ketika-para-wanita-itu-tak-boleh-menolak-colek-dubur?page=all
https://www.alodokter.com/medical-check-up-karyawan-ini-yang-harus-anda-ketahui


Kata Kunci:
Medical check up
pengertian rectal swab
Mengapa harus medical check up karyawan
Mice Advisor
ruang meeting jakarta
fullboard meeting
residential meeting
sewa ruang meeting jakarta
sewa ruang workshop jakarta
wedding venue
menikah di hotel
Restaurant jakarta
tempat nongkrong jakarta
HEATHER Resto
Hotel dekat Bandara Halim Perdanakusuma
Hotel di Cawang
Hotel Bintang 5 Cawang
Hotel Bisnis Cawang
Ruang Meeting Cawang
Bandara Halim Perdanakusuma

#HotelJakartaTimur
#HotelDekatHalim
#HotelPopulerJakarta
#HotelTerbaikJakartaTimur
#BestWesternPremierTheHive
#BestWesternCawang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar